Kamis, 09 November 2017

sumber: images.viralnova.com

Kura-kura telah ada di planet bumi sejak sekurangnya 260 juta tahun lalu, namun hingga kini masih banyak kalangan yang terpukau dengan struktur tulang yang menutupi hampir seluruh bagian dari tubuh kura-kura.  Tak ada hewan lain yang mempunyai tempurung yang tumbuh di punggungnya seperti halnya kura-kura. Bagaimana spesies ini berevolusi dengan sumsum tulang belakang yang bentuknya menjadi sangat “aneh”, terus menjadi pertanyaan.

Kita seringkali tak pernah memikirkan secara mendalam betapa luar biasanya tempurung kura-kura.  Tak seperti hewan-hewan bertempurung lainnya (batok, cangkang, shell), -reptil tertua di planet bumi yang masih eksis ini, tak bisa keluar dari tempurungnya karena tempurung pada kura-kura adalah bagian dari struktur tulang yang keras dan kaku.

Namun, masih banyak yang mengira bahwa di dalam tempurungnya adalah kumpulan daging dan lemak yang membuat kura-kura begitu lamban bergerak. Sebenarnya, organ-organ tubuh kura-kura tersusun dengan rapi di dalam rongga besar tersebut, seperti yang tampak pada gambar berikut.

Bagian dari organ tubuh dalam kura-kura. Sumber: images.viralnova.comInilah yang terjadi saat kura-kura menekuk organ kepala dan ekornya masuk ke dalam tempurungnya. Sumber: images.viralnova.com

Bagian Pembentuk Tempurung Kura-Kura

Tempurung  kura-kura ini terdiri dari dua bagian dan memiliki struktur yang kompleks. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Karapas dan plastron tersambung pada sisi-sisi kura-kura oleh strukur tulang yang disebut bridges. Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras yang tersusun seperti genting, sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang tersusun rapat seperti tempurung.

Tempurung kura-kura terdiri atas 50 tulang dengan tulang rusuk, tulang bahu dan tulang belakang yang menyatu bersama-sama untuk membentuk tempurung eksternal yang keras terbuat dari protein berserat yang disebut keratin. Tempurung yang keras pada kura-kura mengkompensasikan cara berjalan lambat dan tidak efisien pada kura-kura yang disebabkan oleh kakinya yang pendek.

Luar biasanya kura-kura memiliki kapasitas untuk meregenerasi tulang dan tisu keratin yang rusak pada tempurung. Lapisan epidermis di sekitar bagian yang luka tumbuh di bawah tulang yang mati untuk seterusnya menggantikan bagian yang rusak. Para peneliti menyebutkan bahwa lewat proses ini sepertiga tempurung kura-kura dapat tergantikan lewat proses yang berlangsung selama satu hingga dua tahun.

Berdasarkan hasil penelitian, tempurung kura-kura memberi petunjuk tentang cara hidupnya. Tempurung yang keras pada kura-kura yang hidup di darat dan bentuknya yang membulat kubah menyulitkan predator yang ingin menghancurkan tempurung dengan gigi taringnya. Namun, beberapa spesies kura-kura di Afrika diketahui memilik tempurung yang lebih lentur dan datar yang membuatnya mudah bersembunyi diantara batu-batuan.  

Dalam golongan keluarga kura-kura, terdapat tiga kelompok yang masuk dalam bangsa ini, yaitu kura-kura (tortoises), penyu (sea turtles), dan labi-labi atau bulus (freshwater turtles). Kura-kura dibedakan lagi menjadi antara kura-kura darat (land tortoises) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoises atau terrapins).

Kura-kura yang hidup di darat memiliki tempurung yang lebih keras dari sepupunya seperti penyu dan labi-labi yang hidup di air. Tempurung yang lebih ringan dan fleksibel membantu kura-kura akuatik dan labi-labi untuk bergerak di air dan berenang dengan laju yang lebih cepat.

Reaksi Anda

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah menghubungi kami

Total Pengunjung

Pengunjung Aktip



SERVER 613 Live Traffic Stats SERVER 246

YouTube Channel

FanPage Facebook

Kriteria Anda sukai dari surVive GIEZAG

Adventure Herbal Tradisi Kuliner Wisata

Pelayanan surVive GIEZAG

Harga estimasi Website
• Rp 17.246.085 •
Diberdayakan oleh Blogger.
Silahkan rubah warna latar Web Kami sesuai keinginan Anda
MASUK ►►Wellcome to Sure my Live General Intelegency Zap Action Generation (SURVIVE GIEZAG) ~~ Extreme Adventure Service Team~~ Absolut Human Being ~~ Future Imagination Virtual Reality~~Team Penelusur tradisi, keindahan serta keunikan alam & kegiatan extreme

Testimonial

Makasih ya. Seru banget
Tina - Jakarta

Pantai Madasari indah, unik
Irgi - Medan

Outbond & Fun games nya Seru
Anis - Bandung

Thanks kang Sandi antar kami ke puncak Gn.Ciremai
David - Jakarta

Pantai Karapyak Pangandaran enjoy, seru banget
Shela - Bandung

Santirah Pangandaran SERU....
Sinta - Garut

Camping Ipukan Enjoy banget
Vina - Jakarta

Kampung Badud & Jembatan pelangi Pangandaran Unik
Indra - Tasikmalaya

Jojogan / Wonderhill Pangandaran punya Mantap
Pupung - Magelang

Pepedan Hill Indah & Mantap
Deni - Sumedang

Pantai Batuhiu mantap...
Shella - Semarang

Haturnuhun Kang Ali Gn.Salamet seru lho
Nadia - Bandung

Puas deh adventure disini,thanks lo!
Anita - Bandung

Mind managementnya mantap!
Tiara - Bandung

Gn.Semeru mantap, Thanks gan!
Matius Sinaga - Lampung

Gn.Ciremai seru banget
Ridwan - Bekasi

Pokonya seru, Amazing gmana?!
Susi - Cimahi

Thanks Gn.Ciremai mantap
Rian - Surabaya

Thanks!Green canyon Amazing
William - Singapore

TRIms Team surVive atas panduan wisata Kabupaten Pangandaran
Jacky - Depok

Haturnuhun kang Arief, Citumang seru!
Risna - Garut

TRIms surVive GIEZAG telah menemani kami ke Gn.Semeru. Salam lestari!
Tapak Adventure Club - Bandung Barat

Thanks!
Michael - Sydney

Thanks Bodyrafting Green canyon, extreme, enjoy dan seru
Santoso - Kudus

Seru banget Pantai Batukaras!
Sudrajat - Kuningan

エキサイティングなツアー。ありがとう Arief Pangandaran
Nakata-Osaka Japan

Amazing palace
Hiromi - Fukusima Japan

Demo Panjat Tebing

Demo Selancar

Demo Terbang Layang

Terpopuler Minggu ini

INFUT BUKU TAMU & DATA BOOKING
Masukan pilihan Anda sesuai keinginan
Di Data Base BOOKING surVive GIEZAG
KONFIRMASI NO TIKET MASUK & KODE INVOICE
No Tiket
ID Reg
Masukan kode konfirmasi yang telah Kami kirim kepada animasi-bergerak-surat-0284 Anda. Berlaku 30 menit setelah daftar Buku Tamu

[Tutup]