Minggu, 22 Juli 2018

Adu Panggal merupakan mainan dengan khas kearipan lokal berupa kayu yang di putar oleh tali sehingga Panggal berputar. Cara adanya biasanya Panggal di bentokan dengan lawan hingga putaran Panggal berhenti dan jatuh. Ini merupakan suatu jenis permainan anak-anak yang sekarang mulai punah.


Foto Raswin PPWP

Curug Manggala merupakan air terjun yang berada di kawasan hutan lindung dengan kesejukan serta keindahan alam yang menawan hadir di pesona alam Indonesia. Ini merupakan sorga tersembunyi yang berada di Indonesia

Kamis, 19 Juli 2018

Pengertian Hipotermia

Hipotermia termasuk kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan medis darurat. Keadaan ini terjadi saat temperatur tubuh menurun drastis di bawah suhu normal yang dibutuhkan oleh metabolisme dan fungsi tubuh, yaitu di bawah 35°C.

Saat temperatur tubuh berada jauh di bawah titik normal, sistem persarafan dan fungsi organ lain dalam tubuh akan mulai terganggu. Apabila tidak segera ditangani, hipotermia dapat menyebabkan kegagalan sistem pernafasan dan sistem sirkulasi (jantung), dan akhirnya menyebabkan kematian.

Penyebab utama hipotermia adalah pajanan udara dingin. Sejumlah situasi yang berpotensi menyebabkan kondisi ini di antaranya adalah:

Tidak mengenakan pakaian yang tepat saat mendaki gunung.Berada terlalu lama di tempat dingin.Jatuh ke kolam.Mengenakan pakaian yang basah untuk waktu cukup lama.Suhu pendingin ruangan yang terlalu rendah (khususnya bagi manula dan bayi).

Jenis-jenis Hipotermia

Berdasarkan tingkat kecepatan hilangnya panas pada tubuh, hipotermia dapat dibedakan menjadi:

Hipotermia akut atau imersi. Kondisi ini terjadi apabila seseorang kehilangan panas tubuh secara mendadak dan sangat cepat, contohnya saat seseorang jatuh ke kolam yang dingin.Hipotermia akibat kelelahan. Pada kondisi yang terlalu lemah, tubuh tidak akan mampu menghasilkan panas, sehingga orang tersebut akan jatuh pada kondisi hipotermia.Hipotermia kronis. Jenis ini terjadi bila panas tubuh menghilang secara perlahan. Kondisi ini umum terjadi pada lansia yang tinggal di ruangan dengan kehangatan yang kurang, atau pada tunawisma yang tidur di luar ruangan.

Faktor Risiko Hipotermia

Hipotermia dapat terjadi pada siapa saja, namun ada sejumlah faktor yang berpotensi meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi ini. Faktor-faktor tersebut meliputi:

Usia – bayi dan manula. Kemampuan untuk mengendalikan temperatur tubuh yang belum berkembang dengan sempurna pada bayi dan yang menurun pada manula. Anak-anak juga terkadang mengabaikan udara dingin karena terlalu asyik bermain.Minuman keras dan obat-obatan terlarang. Alkohol dan obat-obatan terlarang dapat melebarkan pembuluh darah sehingga mempercepat dan meningkatkan pelepasan panas tubuh dari permukaan kulit. Kondisi mabuk atau teler dapat membuat seseorang tidak menyadari situasi dan cuaca dingin di sekitarnya.Penyakit yang memengaruhi memori, misalnya penyakit Alzheimer. Pengidap penyakit ini biasanya tidak sadar bahwa mereka sedang kedinginan atau tidak paham apa yang harus dilakukan.Pengaruh penyakit tertentu. Ada beberapa penyakit yang dapat memengaruhi mekanisme pengendali suhu tubuh, misalnya anoreksia nervosa,stroke, dan hipotiroidisme.Obat-obatan tertentu, misalnya antidepresan, sedatif, serta analgesik opiat. Obat-obatan ini dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk mengendalikan temperatur.Orang yang menghabiskan waktu lama di tempat yang dingin, misalnya pendaki gunung atau tunawisma.

Gejala-gejala Hipotermia

Gejala hipotermia sangat beragam dan terkadang sulit dikenali. Gejala yang muncul tergantung pada seberapa rendah suhu tubuh pengidapnya.

Bayi yang mengalami hipotermia bisa terlihat sehat, tapi kulitnya akan terasa dingin dan terlihat kemerahan. Bayi juga cenderung sangat diam, terlihat lemas, dan tidak mau menyusu atau makan.

Gejala-gejala hipotermia umumnya berkembang secara perlahan-lahan sehingga sering tidak disadari oleh pengidapnya. Orang yang mengalami hipotermia ringan akan menunjukkan gejala yang meliputi menggigil yang disertai rasa lelah, lemas, pusing, lapar, mual, kulit yang dingin atau pucat, dan napas yang cepat.

Jika suhu tubuh terus menurun hingga di bawah 32°C, tubuh pengidap hipotermia biasanya tidak bisa memicu respons menggigil lagi. Ini mengindikasikan tingkat keparahan hipotermia sudah memasuki tahap menengah hingga parah.

Pengidap serangan hipotermia tingkat menengah (suhu tubuh 28-32°C) akan mengalami gejala-gejala berupa:

Mengantuk atau lemas.Bicara tidak jelas atau bergumam.Linglung dan bingung.Kehilangan akal sehat, misalnya membuka pakaian meski sedang kedinginan.Sulit bergerak dan koordinasi tubuh yang menurun.Napas yang pelan dan pendek.Tingkat kesadaran yang terus menurun.

Apabila tidak segera ditangani, suhu tubuh akan makin menurun dan berpotensi memicu hiportemia yang parah dengan suhu tubuh 28°C ke bawah. Kondisi ini ditandai dengan gejala-gejala berikut:

Pingsan.Denyut nadi yang lemah, tidak teratur, atau bahkan sama sekali tidak ada denyut nadi.Pupil mata yang melebar.Napas yang pendek atau sama sekali tidak bernapas.

Jika anak atau ada anggota keluarga Anda yang mengalami gejala-gejala tersebut, bawalah secepatnya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan darurat.

Metode Pengobatan Hipotermia

Langkah utama dalam menangani hipotermia adalah dengan mencegah proses pelepasan panas tubuh dan menghangatkan tubuh pengidap secara perlahan-lahan.

Sebelum pengidap hipotermia menerima penanganan dari petugas medis profesional, ada sejumlah metode pertolongan darurat yang dapat Anda lakukan untuk membantu. Metode-metode tersebut meliputi:

Memantau pernapasan pengidap. Segera berikan napas buatan jika pengidap berhenti bernapas.Perlakukan pengidap dengan hati-hati. Gerakan yang kasar atau berlebihan dapat memicu serangan jantung. Menggosok tangan atau kaki pengidap juga sebaiknya dihindari.Pindahkan pengidap ke dalam ruangan atau tempat yang hangat jika memungkinkan. Tetapi jangan langsung memandikan pengidap dengan air hangat.Lepaskan pakaian pengidap jika basah dan ganti dengan yang kering.Tutupi tubuh pengidap (terutama bagian perut dan kepala) dengan selimut atau pakaian agar hangat.Apabila Anda berada di luar ruangan atau di alam terbuka, lapisi tanah dengan selimut sebelum membaringkan pengidap.Berbagi panas tubuh dengan pengidap, misalnya dengan memeluknya secara hati-hati. Kontak langsung dari kulit ke kulit akan lebih efektif.Berikan minuman hangat jika pengidap masih sadar dan bisa menelan. Tetapi jangan memberi minuman yang mengandung alkohol atau kafein.Gunakan handuk kering yang dihangatkan atau botol berisi air hangat untuk mengompres pengidap. Kompres ini sebaiknya diletakkan di leher, dada, atau selangkangan. Jangan meletakkannya di bagian kaki atau tangan karena dapat mendorong darah yang dingin untuk mengalir ke jantung, paru-paru, dan otak.

Setelah sampai di rumah sakit, pengidap hipotermia akan menerima serangkaian langkah penanganan medis. Pemilihan jenis penanganan akan tergantung pada tingkat keparahan hipotermia yang diderita pengidap. Beberapa jenis perawatan intensif yang biasanya dilakukan meliputi:

Mengeluarkan dan menghangatkan darah pasien, lalu kembali mengalirkannya ke dalam tubuh pasien. Proses ini dilakukan dengan mesin pintas jantung dan paru (CPB) atau mesin hemodialisis.Menghangatkan saluran pernapasan dengan memberikan oksigen yang sudah dilembapkan dan dihangatkan melalui masker dan selang.Memberikan infus berisi larutan salin yang sudah dihangatkan.Mengalirkan larutan yang hangat untuk melewati dan menghangatkan beberapa organ tubuh, misalnya sekitar paru-paru atau rongga perut.

Hipotermia yang tidak diobati dapat menyebabkan beberapa komplikasi serius, seperti radang beku atau frosbite serta gangren (jaringan yang membusuk akibat terhambatnya aliran darah), atau bahkan kematian.

Langkah Pencegahan Hipotermia

Hipotermia bisa dicegah. Langkah-langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menghindari hipotermia adalah:

Menjaga agar tubuh tetap kering. Segera ganti pakaian Anda yang basah karena akan menyerap panas tubuh Anda.Kenakan pakaian yang sesuai dengan cuaca dan kegiatan, terutama bagi Anda yang gemar mendaki gunung atau berkemah di tempat yang dingin. Gunakanlah pakaian dari bahan yang dapat menjaga kehangatan tubuh sekaligus menyerap keringat, misalnya wol. Hindari pakaian berbahan katun. Gunakan jaket yang tahan angin dan air.Jangan lupa untuk menggunakan topi, syal, sarung tangan, kaus kaki, serta sepatu bot.Lakukan gerakan sederhana untuk menghangatkan tubuh, tapi jangan sampai berkeringat berlebihan. Jika terkena angin, baju yang basah karena keringat dapat menurunkan panas tubuh.Sediakan minuman dan makanan hangat, tetapi hindari minuman yang mengandung alkohol atau kafein.

Bayi dan anak-anak lebih rentan terkena serangan hipotermia dibandingkan orang dewasa. Karena itu, Anda perlu melakukan langkah-langkah pencegahan agar mereka terhindar dari hipotermia. Di antaranya adalah:

Berikan pakaian atau jaket tambahan agar lapisan perlindungan mereka lebih tebal.Jangan biarkan bayi Anda tidur di ruangan dengan suhu terlalu dingin.Jangan biarkan anak Anda bermain di luar saat hujan atau cuaca dingin. Segera bawa anak Anda masuk ketika mulai menggigil.

Menghindari dan membentengi diri dari udara dingin akan membantu kita untuk mencegah serangan hipotermia yang berpotensi fatal.

Sumber : aladokter.com

 

Pule Payung ini merupakan tempat berfoto-foto di atas ketinggian bukit dengan latar belakang danau dan inilah sangat indah menawan

Puncak bukit Hud merupakan tempat Selfi yang berada di ketinggian dengan latar belakang pantai. Tempat ini merupakan paforit untuk berfoto-foto dengan tempat berpijak motif kupu-kupu ini sangat indah

Minggu, 15 Juli 2018

Riset PIAMARI Sea Word Pangandaran di bangun di Pantai Bulaksetra Desa Babakan Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran

Foto www.harapan-rakyat.com

Rabu, 11 Juli 2018

Pasir Jati Ground Hill Sidamulih

Pasirjati Ground Hill, adalah tujuan wisata baru yang berada di Desa Sidamulih

Pasir jati

Kepala Desa Sidamulih mengatakan, Pasirjati Ground Hill memang sangat indah pemandangannya namun sangat disayangkan kurang perhatian dari pemerintah kabupaten . Pasirjati Ground Hill merupakan lahan milik desa Sidamulih yang selama ini dimanfaatkan oleh warga setempat untuk di jadikan circuit Motocros.

Untuk menjadikan tujuan wisata kami membutuhkan dana yang sangat besar, bertahap kami akan membangun dengan dana yang seadanya. Untuk jangka panjangnya kami akan membuat Pasirjati Ground Hill menjadikan Bumi Perkemahan, dan arena flying fox. Apalagi di Pamarican banyak sekolah, mulai SD sampai SLTA. Dan mengenai rencana pembukaan wisata alam flying fox, kami berharap nantinya bisa menyedot wisatawan dan meningkatkan pendapatan asli daerah untuk Desa Sidamulih.

Mungkin nanti setelah pembangunan insfrastruktur jalan selesai, kami bisa melanjutkannya ke pembangunan wisata alam. Mudah mudahan saja cita-cita kami ini bisa terwujud.

Sirkuit Sumurunggul terletak di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran

Bukit Baruno adalah merupakan Rest Area di ketinggian Bukit yang merupakan Rumah Makan yang terletak di Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran


Senin, 09 Juli 2018

Batukarut Kepeh Mariu terletak di Kampung Kutakanyere Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran. Kawasan ini merupakan alur sungai Cimedang yakni perbatasan antara Kabupaten Pangandaran dengan Kabupaten Tasikmalaya. Ini merupakan water sport yang berada di perbatasan Kabupaten Pangandaran


Minggu, 08 Juli 2018

Goa Pasir Nyiruan terletak di Kawasan Pepedan Hill atau Bukit Pepedan yakni di Kampung Pepedan Desa Selasari Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran

Foto Abah Kunay

Jumat, 06 Juli 2018

Hari ini 6 Juli 2018, Bumi berada pada posisi terjauhnya dengan matahari. Fenomena ini disebut juga sebagai Aphelion, kebalikan dari Perihelion, yakni planet berada pada titik terdekat dengan matahari.

Dilansir Nytimes, Jumat (6/7/2018), pada posisi Aphelion, Bumi akan berada tiga juta mil lebih jauh dari matahari. Perubahan ini terjadi karena orbit planet Bumi tidak melingkar secara sempurna, sehingga ada kalanya Bumi menempati posisi terdekat atau terjauhnya dengan matahari.

Umumnya Aphelion terjadi pada saat Juli, sedangkan lawannya Perihelion, berada setiap Januari.

Titik terjauh Bumi dengan matahari menjadikan jumlah sinar matahari yang diterima oleh planet turun hingga 7 persen dibandingkan dengan Januari. Adanya perubahan dalam orbit planet ini tidak mempengaruhi fenomena musim di Bumi.

Wikipedia menerangkan bahwa Bumi berada pada jarak 147,1 juta kilometer dari Matahari saat perihelion, sementara pada aphelion Bumi berada sejauh 152,1 juta kilometer.

Puncak fenomena ini kabarnya terjadi pada malam hari, sehingga di Indonesia dan negara-negara sekitarnya tidak dapat melihat peristiwa ini. Akan tetapi, mereka yang tinggal di Amerika Serikat akan dapat menyaksikanya

Saat Aphelion, oleh karena Bumi berada pada jarak terjauhnya dengan Matahari, maka Matahari akan tampak lebih kecil. Meskipun demikian, perbedaan ini tidak akan terlalu terlihat, karena jarak Bumi dengan matahari ketika Aphelion berubah sekira 3 persen.

Fenomena Aphelion tidak berbahaya bagi makhluk hidup di Bumi.

Sumber : Tekno.okezone.com



Total Pengunjung

Pengunjung Aktip



SERVER 613 Live Traffic Stats SERVER 246

Arsip Video

Sedang Proses...

YouTube Channel

FanPage Facebook

Kriteria Anda sukai dari surVive GIEZAG

Adventure Herbal Tradisi Kuliner Wisata

Pelayanan surVive GIEZAG

Harga estimasi Website
• Rp 17.246.085 •
Diberdayakan oleh Blogger.
Silahkan rubah warna latar Web Kami sesuai keinginan Anda
MASUK ►►Wellcome to Sure my Live General Intelegency Zap Action Generation (SURVIVE GIEZAG) ~~ Extreme Adventure Service Team~~ Absolut Human Being ~~ Future Imagination Virtual Reality~~Team Penelusur tradisi, keindahan serta keunikan alam & kegiatan extreme

Testimonial

Makasih ya. Seru banget
Tina - Jakarta

Pantai Madasari indah, unik
Irgi - Medan

Outbond & Fun games nya Seru
Anis - Bandung

Thanks kang Sandi antar kami ke puncak Gn.Ciremai
David - Jakarta

Pantai Karapyak Pangandaran enjoy, seru banget
Shela - Bandung

Santirah Pangandaran SERU....
Sinta - Garut

Camping Ipukan Enjoy banget
Vina - Jakarta

Kampung Badud & Jembatan pelangi Pangandaran Unik
Indra - Tasikmalaya

Jojogan / Wonderhill Pangandaran punya Mantap
Pupung - Magelang

Pepedan Hill Indah & Mantap
Deni - Sumedang

Pantai Batuhiu mantap...
Shella - Semarang

Haturnuhun Kang Ali Gn.Salamet seru lho
Nadia - Bandung

Puas deh adventure disini,thanks lo!
Anita - Bandung

Mind managementnya mantap!
Tiara - Bandung

Gn.Semeru mantap, Thanks gan!
Matius Sinaga - Lampung

Gn.Ciremai seru banget
Ridwan - Bekasi

Pokonya seru, Amazing gmana?!
Susi - Cimahi

Thanks Gn.Ciremai mantap
Rian - Surabaya

Thanks!Green canyon Amazing
William - Singapore

TRIms Team surVive atas panduan wisata Kabupaten Pangandaran
Jacky - Depok

Haturnuhun kang Arief, Citumang seru!
Risna - Garut

TRIms surVive GIEZAG telah menemani kami ke Gn.Semeru. Salam lestari!
Tapak Adventure Club - Bandung Barat

Thanks!
Michael - Sydney

Thanks Bodyrafting Green canyon, extreme, enjoy dan seru
Santoso - Kudus

Seru banget Pantai Batukaras!
Sudrajat - Kuningan

エキサイティングなツアー。ありがとう Arief Pangandaran
Nakata-Osaka Japan

Amazing palace
Hiromi - Fukusima Japan

Demo Panjat Tebing

Demo Selancar

Demo Terbang Layang

Terpopuler Minggu ini

INFUT BUKU TAMU & DATA BOOKING
Masukan pilihan Anda sesuai keinginan
Di Data Base BOOKING surVive GIEZAG
KONFIRMASI NO TIKET MASUK & KODE INVOICE
No Tiket
ID Reg
Masukan kode konfirmasi yang telah Kami kirim kepada animasi-bergerak-surat-0284 Anda. Berlaku 30 menit setelah daftar Buku Tamu

[Tutup]