Selasa, 24 April 2018

River Tubing adalah olahraga arus deras dengan memnggunakan ban. Mengikuti arus deras di sini tersedia di Kawasan Wisata Ciwayang tepatnya di Balundeng

Sumber : ciwayang.com

Kamis, 19 April 2018

Perjalanan yang akan dilakukan harus dipersiapkan dengan matang. Persiapan ini sangat berguna bagi petualang karena akan mengurangi resiko yang mungkin timbul dalam perjalanan. Sudah sangat sering kita mendengar seseorang atau sekelompok orang meninggal dalam suatu petualangan hanya karena manajemen perjalanan yang kurang baik.

Keinginan untuk berpetualang di alam terbuka menyebabkan para penggiatnya melakukan berbagai kegiatan petualangan dan perjalanan, mulai dari pendakian gunung, penyusuran pantai, pengarungan sungai berarus deras, panjat tebing, penelusuran gua sampai dengan perjalanan besar yang sering disebut ekspedisi. Berbagai tujuan melandasi perjalanan tersebut, mulai perjalanan eksplorasi, survei, maupun hanya sekedar jalan-jalan. Semua jenis perjalanan tersebut memerlukan persiapan yang baik, mengingat kondisi alam yang apabila tidak dapat kita atasi dengan baik akan membawa kita pada keadaan yang membahayakan jiwa. Dalam upaya mengatasi kondisi alam yang selalu berubah itu, sebelum melakukan suatu perjalanan kita wajib melakukan perencanaan yang matang. Sangat konyol bila dalam melakukan petualangan dengan alasan gagah-gagahan ataupun modal nekad dengan mengesampingkan manajemen perjalanan.

Suatu manajemen perjalanan menunjukkan hubungan yang selaras antara persiapan, perjalanan dan perlengkapan serta kesehatan. Artinya dengan persiapan yang matang dan memperhatikan perlengkapan maka seseorang pelaku perjalanan atau petualang akan lebih dapat menikmati perjalanan tersebut, dan juga tidak akan merepotkan rekan satu tim. Apalagi dengan kondisi kesehatan yang menunjang selama perjalanan. Sebab tidak tertutup kemungkinan karena alas an kesehatan perjalanan dihentikan.

Perencanaan Kegiatan
Ketika anda memutuskan untuk melakukan perjalanan dalam suatu kegiatan, tentu anda seharusnya mempersiapkan segala sesuatunya secara matang, baik personil, logistik, perlengkapan maupun pengetahuan medan .Ketika anda merencanakan untuk kegiatan keluar, tentu anda juga akan menyiapkan tim yang ideal dan solid menurut anda, dan anda tahu betul kemampuannya. Perbekalan dan peralatan yang cukup juga situasi medan dan route yang akan anda lalui, kemudian anda siap untuk melakukan perjalanan. Bahaya tentu saja akan selalu ada baik itu dari anda dan tim anda yang menyangkut kesiapan perlengkapan dan peralatan tim maupun pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki tim dalam melakukan perjalanan. Bahaya dari luar akan selalu ada, tergantung kesiapan tim dan kesolitan tim dalam menghadapinya. Mental akan sangat berpengaruh dalam perjalanan anda.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari informasi. Untuk mendapatkan data-data kita dapat memperoleh dari literatur- literatur yang berupa buku-buku atau artikel-artikel yang kita butuhkan atau dari orang-orang yang pernah melakukan pendakian pada objek yang akan kita tuju. Tidak salah juga bila meminta informasi dari penduduk setempat atau siapa saja yang mengerti tentang gambaran medan lokasi yang akan kita daki.

Selanjutnya buatlah ROP (Rencana Operasi Perjalanan). Buatlah perencanaan secara detail dan rinci, yang berisi tentang daerah mana yang dituju, berapa lama kegiatan berlangsung, perlengkapan apa saja yang dibutuhkan, makanan yang perlu dibawa, perkiraan biaya perjalanan, bagaimana mencapai daerah tersebut, serta prosedur pengurusan ijin mendaki di daerah tersebut. Lalu buatlah ROP secara teliti dan sedetail mungkin, mulai dari rincian waktu sebelum kegiatan sampai dengan setelah kegiatan. Aturlah pembagian job dengan anggota pendaki yang lain (satu kelompok), tentukan kapan waktu makan, kapan harus istirahat, dan sebagainya
Untuk merencanakan suatu kegiatan ke alam bebas harus ada persiapan dan penyusunan secara matang. ada rumusan yang umum digunakan yaitu 4W & 1 H, yang kepanjangannya adalah Where, Who, Why, When dan How. Berikut ini aplikasi dari rumusan tersebut :

1. Where (Dimana), untuk melakukan suatu kegiatan alam kita harus mengetahui dimana yang akan kita digunakan
2. Who (Siapa), apakah anda akan melakukan kegiatan alam tersebut sendiri atau dengan berkelompok, siapa yang menjadi leader atau mengetahui kemampuan diri dll.
3. Why (Mengapa), ini adalah pertanyaan yang cukup panjang dan bisa bermacam-macam jawaban.
4. When (Kapan) waktu pelaksanaan Kegiatan tersebut, berapa lama?.
5. How/Bagaimana merupakan suatu pembahasan yang lebih komprehensif dari jawaban pertanyaan diatas ulasannya adalah sebagai berikut :
• Bagaimana kondisi Tempat
• Bagaimana cuaca disana
• Bagaimana perizinannya
• Bagaimana mendapatkan air
• Bagaimana pengaturan tugas panitia
• Bagaimana materi yang disampaikan.

Dari Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang timbul itulah kita dapat menyusun Rencana Kegiatan yang didalamnya mencakup rincian
1. Pemilihan medan, dengan memperhitungkan lokasi basecamp panitia, pembagian waktu dan sebagainya.
2. Pengurusan perizinan (Kepolisian, Kepala Sekolah, Orang Tua, Kepala Desa Setempat)
3. Pembagian tugas panitia
4. Penyusunan Rencana Kegiatan
5. Perencanaan kebutuhan peralatan, perlengkapan dan Transportasi.
6. Dll.

Dan yang tidak kalah pentingnya adalah anda akan mendapatkan point-point bagi kalkulasi biaya yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan tersebut.
Faktor Perencanaan Perjalanan

1. Faktor Alam
Mencakup pemahaman mengenai lokasi tujuan, medan yang akan ditempuh, iklim di daerah yang akan dituju, dan hal lain yang berkaitan dengan lingkungan. Pengantisipasian hal ini adalah dengan melakukan studi literatur yang baik, analisis peta, pengumpulan informasi dari pemerintah setempat.

2. Faktor Peserta
Merupakan hal yang berhubungan dengan personil peserta perjalanan, mencakup pemilihan personil, leader, hierarki, diskripsi kerja dan tanggung jawab masing-masing, serta kemampuan setiap peserta perjalanan.

3. Faktor Penyelenggaraan
Mencakup faktor teknis, non teknis, serta semi teknis.
• Faktor teknis
Berhubungan langsung dengan tingkat kesulitan medan. Beberapa hal yang termasuk didalamnya yaitu penyiapan kemampuan personil, skenario dan sistem operasi, sistem pendokumentasian, serta hal yang berkaitan dengan masalah safety.
• Faktor non teknis
Daya dukung operasi yang tidak berhubungan dengan tingkat kesulitan medan. Mencakup masalah administrasi organisasi dan pendukung operasi global.
• Faktor semi teknis
Faktor ini hanya terdapat dalam ekspedisi-ekspedisi besar dan kompleks. Berhubungan langsung dengan tingkat kesulitan medan tapi bersifat non teknis. Misalnya masalah komunikasi, base camp team, advance-team, take in & out team, rescue team, dsb.

Intinya dalam perencanaan pendakian, hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
o Mendapatkan informasi yang lengkap tentang daerah yang mau dituju (medan, panjang rute, sumber air,dll)
o Mengenali kegiatan pokok yang akan ditempuh (bergerak, makan, tidur, penelitian, dll)
o Lama perjalanan
o Tujuan perjalanan
o Mengenali kemampuan diri dalam tim dalam menghadapi medan.
o Teliti rencana pendakian dan rute yang akan ditempuh secermat mungkin.
o Pikirkan waktu yang digunakan dalam pendakian.
o Periksa segala perlengkapan yang akan dibawa.
o Keterbatasan kita dalam membawa barang
o Dll

Persiapan
Persiapan umum untuk mendaki gunung antara lain kesiapan mental, fisik, etika, pengetahuan dan ketrampilan.
1. Kesiapan mental.
Mental amat berpengaruh, karena jika mentalnya sedang fit, maka fisik pun akan fit, tetapi bisa saja terjadi sebaliknya.

2. Kesiapan fisik.
Beberapa latihan fisik yang perlu kita lakukan, misalnya : Stretching /perenggangan [sebelum dan sesudah melakukan aktifitas olahraga, lakukanlah perenggangan, agar tubuh kita dapat terlatih kelenturannya]. Jogging ( lari pelan-pelan ) Lama waktu dan jarak sesuai dengan kemampuan kita, tetapi waktu, jarak dan kecepatan selalu kita tambah dari waktu sebelumnya. Latihan lainnya bisa saja sit-up, push-up dan pull-up Lakukan sesuai kemampuan kita dan tambahlah porsinya melebihi porsi sebelumnya.

3. Kesiapan administrasi.
Mempersiapkan seluruh prosedur yang dibutuhkan untuk perijinan memasuki kawasan yang akan dituju.
4. Kesiapan pengetahuan dan ketrampilan.
Pengetahuan untuk dapat hidup di alam bebas. Kemampuan minimal yang perlu bagi pendaki adalah pengetahuan tentang navigasi darat, survival serta EMC [emergency medical care] praktis.

Perlengkapan
Secara umum peralatan dapat kita bagi menjadi :
1. Peralatan dasar, yaitu peralatan yang selalu kita perlukan setiap saat seperti pakaian, peralatan memasak dan makan/minum peralatan MCK dan perlengkapan pribadi.
2. Peralatan khusus, yaitu peralatan yang dibutuhkan sesuai dengan medan perjalanan atau tujuan perjalanan apakah untuk penelitian, dokumentasi, pemanjatan tebing dan sebagainya.
3. Peralatan tambahan, yang bisa dibawa atau tidak dan lebih kepada hal-hal kenyamanan

Perlengkapan Dasar
Ransel / carrier.
Perlengkapan jalan :
o Sepatu
o Kaos kaki
o Celana lapangan
o Ikat pinggang
o Baju lapangan
o Jaket
o Topi
o Jas hujan
o Dll

• Alat bantu perlengkapan jalan
o Peralatan navigasi
Kompas, peta, penggaris segitiga, busur derajat, pensil, dll.
o Lampu Senter
Dengan bola lampu dan baterai cadangan
o Pisau
Pisau saku serbaguna (multi blade) seperti Victorinox, pisau pinggang, golok tebas
o Peluit
o Survival kit:
Alat menjahit, tali sepatu cadangan, korek api, gunting kecil, perlengkapan p3k, alat pancing, alat jerat, dll
o Jam tangan
o Dll

• Perlengkapan tidur :
o Sepasang pakaian tidur
o Kaus kaki tebal
o Matras
o Sleeping bag
o Sarung tangan
o Kupluk/balaklava
o Ponco
o Dll

• Perlengkapan masak dan makan:
o Kompor lapangan
o Bahan bakar
o Tempat memasak
o Wadah air
o Pematik/pembuat api
o Alat makan/minum.

• Perlengkapan pribadi :
o Jarum, benang, kancing
o Peralatan ibadah
o Alat tulis/dokumentasi
o Obat pribadi
o Tempat minum
o Peralatan mandi
o Tissue
o Dll

Peralatan Khusus
Peralatan kusus berkaitan dengan medan dan tujuan perjalanan. Bila akan mengadakan kegiatan pendakian tebing harus membawa tali static dan dinamic, harnes, dsb.
Bila akan mengadakan arung sungai kita harus membawa peralatan pengarungan. Untuk kegiatan dokumentasi kita harus menyiapkan peralatan dokumentasi.

Peralatan Tambahan
Peralatan ini tiadak harus dibawa namun untuk kenyamanan ada baiknya disertakan :
• Putis, Pembalut betis agar otot-ototnya tetap fit
• Gaiter, Melindungi kaki dari pacet, duri, dan mencegah sepatu kemasukan pasir
• Kelambu, Melindungi dari nyamuk dan lebah
• Semir sepatu
• dll

Packing
Sebelum melakukan kegiatan kita biasanya menentukan dahulu peralatan dan perlengkapan yang akan dibawa, jika telah siap semua inilah saatnya mempacking barang-barang tersebut ke dalam Carier atau backpack. Packing adalah pengepakan barang-barang yang sudah terdata dan pasti akan dimasukkan kedalam carier. Packing yang baik menjadikan perjalanan anda nyaman karena ringkas dan tidak menyulitkan. Prinsip dasar yang mutlak dalam mempacking adalah :

• Pada saat carier dipakai beban terberat harus jatuh ke pundak Mengapa beban harus jatuh kepundak, ini disebabkan dalam melakukan pendakian kedua kaki kita harus dalam keadaan bebas bergerak, bayangkan jika salah mempacking barang dan beban terberat jatuh kepinggul akibatnya adalah kaki tidak dapat bebas bergerak, dan anda menjadi cepat lelah karena beban backpack anda menekan pinggul belakang. Ingat : Letakkan barang yang berat pada bagian teratas dan terdekat dengan punggung. Barang-barang yang relatif lebih ringan (sleeping bag, pakaian tidur) ditempatkan dibagian bawah
• Membagi berat beban secara seimbang antara bagian kanan dan kiri pundak Tujuannya adalah agar tidak menyiksa salah satu bagian pundak dan memudahkan anda menjaga keseimbangan dalam menghadapi jalur berbahaya yang membutuhkan keseimbangan seperti : meniti jembatan dari sebatang pohon, berjalan dibibir jurang, dan keadaan lainnya. Pertimbangan lainnya adalah sebagai berikut
• Kelompokkan barang sesuai kegunaannya lalu tempatkan dalam satu kantung untuk mempermudah pengorganisasiannya. Misal : alat mandi ditaruh dalam satu kantung plastik.
• Maksimalkan tempat yang ada, misalkan nesting (panci serbaguna) jangan dibiarkan kosong bagian dalamnya saat dimasukkan ke dalam ransel, isikan bahan makanan kedalamnya, misal : beras dan telur.
• Tempatkan barang yang sering digunakan pada tempat yang mudah dicapai pada saat diperlukan, misalnya: rain coat / jas hujan pada bagian atas cerier / ransel.
• Hindarkan menggantungkan barang-barang diluar ransel, karena menggantungkan barang diluar ransel akan mengganggu perjalanan anda karena tersangkut-sangkut dan berkesan berantakan, usahakan semuanya dapat dipacking ke dalam ransel.

Mengenai berat maksimal yang dapat diangkat oleh anda, sebenarnya adalah suatu angka yang relatif, patokan umum idealnya adalah 1/3 dari berat badan anda , tetapi ini kembali lagi ke kemampuan fisik setiap individu, yang terbaik adalah dengan tidak memaksakan diri, lagi pula anda dapat menyiasati pemilihan barang yang akan dibawa dengan selalu memilih barang/alat yang berfungsi ganda dengan bobot yang ringan dan hanya membawa barang yang benar-benar perlu.

Perencanaan Perbekalan
Dalam perencanaan perjalanan, perencanaan perbekalan merupakan salah satu hal yang perlu mendapat perhatian khusus. Beberapa hal yang perlu diperhatikan :
Lamanya perjalanan yang akan dilakukan
Aktifitas apa saja yang akan dilakukan
Keadaaan medan yang akan dihadapi (terjal, sering hujan, dsb)
Sehubungan dengan keadaan diatas, ada beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam merencanakan perjalanan:
• Cukup mengandung kalori dan mempunyai komposisi gizi yang memadai.
• Terlindung dari kerusakan, tahan lama, dan mudah menanganinya.
• Sebaiknya makanan yang siap saji atau tidak perlu dimasak terlalu lama, irit air dan bahan bakar.
• Ringan, mudah didapat
• Jenis dan rasa yang vareatif
• Dll

Sabtu, 17 Maret 2018

Barangkali mungkin masih ada yang belum tahu terkait fenomena alam yang sering memakan korban terutama kecelakaan di laut. 
Keterangan Gambar :
Arah panah menunjukkan Arus Balik ( Rip Current ), pada bagian ini tidak kelihatan buih atau riak ... tapi  justru ini yang harus diwaspadai karena menurut penelitian bagian ini bisa menyeret pengunjung menjauh dari bibir pantai, terutama bagi yang tidak siap ataupun belum tahu. . Semoga bermanfaat.




Rabu, 07 Maret 2018

Goa Lumbung terletak di Desa Selasari Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran







Dokumentasi Soma Wijaya
Goa tameng terletak di Kp.Rantobatang Desa Mekarsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran panjang goa 75 meter lebar 2 meter. Ini juga disebut goa cucuk maung


Selasa, 27 Februari 2018

Festival Nampaling adalah merupakan tradisi kearipan lokal di Kabupaten Pangandaran yakni memburu hama padi berupa belalang yang ada di sawah ini diselenggarakan di Desa Cikalong Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran. Ini merupakan salah satu event wisata musiman yang berada di Kabupaten Pangandaran
Fhoto pangandarannews.com

Sumber MetroTV

Minggu, 25 Februari 2018

Kolam Renang Nusadanas ini  termasuk wisata baru loh. Desainnya pun cukup menarik, desain kolamnya minimali seserhana tapi view nya bagus lho! saat ini Sehingga semakin membuat pengunjung senang melihat suasanya yang bagus dan kekinian Meski terbilang baru, namun pengunjung yang datang lumayan kok. Ramainya ketika waktu liburan, banyak warga Pangandaran yang berbondong-bondong mendatangi kolam ini untuk berenang atau merasakan segarnya air kolam yang jernih. Apalagi kondisi cuaca di Pangandaran saat ini cukup panas, maka pas banget bila dipakai untuk berenang di kolam renang Nusadanas ini.

LOKASI KOLAM RENANG NUSADANAS

Bila sobat kepo tertarik untuk berenang di Kolam Renang Nusadanas ini, maka langsung saja menuju ke lokasi. Nah, lokasinya sendiri terletak di Dusun Karangwangkal, Desa Bojong, Kabupaten Pangandaran.

RUTE KOLAM RENANG NUSADANAS

Adapun rute yang bisa Sobat kepo tempuh, dimulai dari Pantai Pangandaran menuju Parigi. Awal rutenya dari Cibenda silahkan lurus aja setelah sampe dusun Karang Nangka Sobat kepo belok kanan ke arah desa Bojong lurus lagi terus pas nyampe perempatan Bojong sobat kepo masuk dusun Karang Wangkal dan tanya Kolam Renang Nusa Samad ki NTO

HARGA TIKET MASUK KOLAM RENANG NUSADANAS

Harga tiket masuk Kolam Renang Nusadanas cukup terjangkau kok, cuma Rp10.000/orang. Jadi, tak perlu biaya mahal untuk bisa menikmati liburan dengan berenang di kolam renang ini


1. Tali Lintasan
Tali lintasan adalah tali yang berdiri dari rangkaian pelampung untuk pemisah antara daerah-daerah atau tempat yang dalam dan dangkal sehingga orang bisa membedakannya. Atau pemisah antara kolam yang digunakan untuk loncat indah dengan tempat yang untuk orang berenang.

2. Ring Pelampung (Ring Buouy)
Alat ini adalah standar bagi perlengkapan pertolongan yang berada disetiap kolam atau tempat-temapt rekreasi yang sering dikunjungi.

3. Penjangkau (Shepherd's Crock)
Penjangkau adalah salah satu alat pertolongan di air yang paling tua. Dengan lengkungan alumunium disalah satu ujungnya, bisa menjangkau tubuh seseorang yang menjadi korbn tenggelam. Di samping itu, penoong cukup berada diatas kolam sehingga penolong lebih mudah menghindarkan diri dari kemungkinan diraih korban.

4. Tali Penolong (Heaving Line)
Tali penolong panjangnya berkisar antara 30-40 kaki. Salah satu ujungnya digulung benda yang berbeban melalui ikatan yang kuat membentuk bulatan dngan bahan yang cukup sehingga kalau dilempar kearah kolam yang memerlukan bisa dilakukan dengan mudah.

5. Pos Penyelamatan (Safety Post)
Pos penyelamatan cukup menyediakan sebuah tonggak kayu ataupun bambu setinggi 1-1,5 meter ditempatkan sekitar pantai atau danau yang sering dikunjungi.

6. Tempat/Tangga Duduk Penolong (Lifeguard Stands)
Tempat/tangga penolong hendaknya berada 5-6 kaki dipinggir kolam renang. Jarak tersebut dapat memudahkan penolong mengawasi lingkungan sekitarnya dalam menjaga kemungkinan terjadinya kecelakaan.

7. Papan Penolong (Backboardds)
Papan penolong dibuat tidak dengan bahan yang mahal. Namun, manfaatnya terhadap pertolongan cukup besar. Bahannya cukup dari Plywooddengan lebar 18 inch, panjang 6,5 kaki dan tebal 0,75 inch.

8. Ban Pengaman (Rescue Tube)
Ban pengaman diperlukan dalam memberi pertolongan, terutama untuk mengangkut korban dari tengah kolam yang agak jauh dari jangkauan tepi. Alat tersebuat paling efektif digunakan apabila terjadi kecelakaan tenggelam, namun jauh dari tepi sehingga memaksa penolong untuk menggunakan alat tersebut dalam membawa korban.

9. Bed Pengangkut (Folding Canvas Stretchers)
Usungan pengangkut adalah perlengkapan untuk mengusung korban kecelakaan yang harus disediakan disetiap kolam renang atau pemandian yang banyak dikunjungi umum. Alat ini diperlukan sebagai usaha pertama jika terjadi kecelakaan dikolam atau tempat pemandian lainnya.

10. Motorboat (Poerboat/Lifeboat)
Meskipun motorboat ini tidak begitu penting digunakan dikolam renang. Di danau/pantai, motorboat sangat diperlukan sekali. Terutama untuk menjangkau kemungkinan adanya kecelakaan dilaut seperti perahu karam dan lain-lain.

11. Peluit
Peluit pada dasarnya, sangat diperlukan para petuga penyelamatan sebagai pelengkap. Terutama mereka yang bertugas diarena yang sangat luas, sehingga sulit untuk memberikan peringatan dengan teriak-teriak.

12. Masker Selam ( Face Masks)
Masker selam digunakan hendaknya mempunyai konstruksi lunak, terbuat dari bahan karet yang cukup fleksibel. Aman untuk dipakai, tidak mudah remuk (terutama pada bagian kacanya)

13. Pipa Udara (Snorkets)
Pipa udara ini tidak lepas dari masker selam yang digunakan. Suatu pipa udara pada lengkukngan yang tidak fleksibel. Sementara ituu, satu pipa udara lainnya bisa fleksibel dan  dengan mudah mengubah-ubah arah. Ujung lengkungan yang bawah dipakai untuk mulut, sedangkan ujung masker yang lainnya sebagai tempat pembuang dan masuknya udara.

14. Kaki Katak atau Sirip ikan (Fins Swim)
Kaki katak merupakan rangkaian kelengkapan seorang penyelam.. Beberapa bahan yang sering digunakan adalah plastikatau karet. Kaki katak yang baik dan memenuhi syarat adalah bahannya mempunyai daya lentuk yangmaksimal sehingga dengan lecutannya itu diharapkan mempunyai daya dorong yang lebih baik.

15. Pelampung perorangan (Personal Floatation Devices/PFD'S)
Sesuai dengan namanya, perlengapan ini diperlukan bagi pengamanan perorangan. Perlengkapan tersebut dibuat dari busa karer atau pelastik, sedangkan di seputarnya dibungkus bahan vynil. Di empat tempat ring buoey tertarik  tali membentuk segi empat sebagai tempat  perenang.


Net.Ilustrasi






Sumber:www.websiteedukasi.com

Sabtu, 24 Februari 2018

Jumat, 09 Februari 2018

Kampoeng wisata Cijulang merupakan suatu perjalanan/Trip dengan Perahu Wisata dengan jalur Dermaga I Green Canyon menuju Jembatan Mangrove Batukaras/Jembatan Cinta via Dermaga Nusawiru dengan telusuri sungai Green Canyon ciri khasnya Hutan Bakau yang masih alami

Rabu, 07 Februari 2018

Penyebab kaki kram tidak selalu diketahui, namun umumnya disebabkan ataupun terkait dengan cedera saat berolahraga, kehamilan, dehidrasi, kekurangan asupan mineral tertentu, ataupun pajanan suhu dingin.

Kram otot, baik yang terjadi pada area kaki atau area lainnya, merupakan kontraksi atau menegangnya otot dengan kuat dan secara tiba-tiba. Kram bisa berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit dan sering kali terjadi pada kaki. Kram kaki di malam hari sering kali mengenai otot betis. Kondisi ini sering terjadi ketika Anda baru saja tertidur atau baru terbangun.

Berikut adalah berbagai penyebab dan faktor risiko kaki kram:

Kekurangan mineral seperti kalium, kalsium, dan magnesium dapat mengundang kaki kram.Tekanan terhadap saraf pada tulang belakang bisa membuat kaki terasa nyeri kram yang bisa memburuk bila semakin lama Anda berjalan. Berjalan dengan posisi sedikit membungkuk ke depan biasanya dapat meringankan nyeri.Suplai darah yang tidak memadai.Penyempitan arteri yang mengalirkan darah ke kaki Anda dapat menimbulkan nyeri, misalnya kram di kaki saat Anda sedang berolahraga. Kram ini biasanya hilang secepatnya setelah Anda berhenti berolahraga.Dehidrasi sehingga tubuh kehilangan banyak cairan.Kehamilan. Kondisi kram sudah biasa terjadi pada ibu hamil, terutama saat bulan-bulan terakhir kehamilan. Kemungkinan hal ini terjadi oleh karena kekurangan kalsium dan magnesium.Cedera atau menggunakan otot secara berlebihan. Terlalu lama duduk, berdiri lama di atas permukaan yang keras, atau meletakkan kaki pada posisi yang tidak nyaman selama tidur juga dapat membuat otot kaki menegang atau kram.Terpapar suhu dingin, khususnya air dingin. Biasanya terjadi setelah mandi dengan air dingin atau kehujanan.Efek samping dari obat-obatan seperti pil kontrasepsi, obat antipsikotik, diuretik, statin, dan steroid.Infeksi seperti tetanus juga bisa menyebabkan kejang otot dan kram.Penyakit hati juga bisa mengundang kram pada kaki. Ketika organ hati tidak bisa bekerja dengan baik, racun di dalam darah akan meningkat dan bisa membuat otot kram.Kondisi medis lainnya seperti penyakit ginjal, penyakit tiroid, multiple sclerosis, atau masalah aliran darah (penyakit arteri periferal).

Begini Cara Menanganinya

Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menangani kram.

Hentikan aktivitas dan lemaskan ototdengan peregangan ringan. Gerakkan kaki dengan berjalan perlahan-lahan. Hal ini bertujuan mengirimkan sinyal di dalam tubuh bahwa otot Anda butuh berkontraksi kemudian relaksasi.Pijat pada bagian otot yang menegang.Kompres dengan air panas atau mandi dengan air panas. Namun, cara ini tidak dianjurkan bagi mereka yang mengidap diabetes, cedera saraf tulang belakang, atau kondisi lainnya yang tidak memungkinkan Anda merasakan suhu panas.Minum air putih atau minuman yang mengandung elektrolit secukupnya untuk menghidrasi tubuh. Cara ini mungkin membutuhkan waktu yang relatif lebih lama. Namun, hal ini bisa mencegah terjadi kram berikutnya.Ganjal ujung kaki dengan bantal saat tidur untuk mencegah kram.Konsumsi makanan kaya magnesiumseperti kacang-kacangan dan biji-bijian bila Anda sering mengalami kram kaki yang tidak terkait dengan kondisi kesehatan lainnya. Namun, untuk ibu hamil dianjurkan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu bila ingin mengonsumsi suplemen magnesium.Gunakan obat-obatan pereda sakit,seperti ibuprofen atau gel penghilang nyeri sesuai petunjuk penggunaan.

Untuk mencegah kram datang lagi, cobalah untuk rutin melakukan pijatan pada bagian tubuh yang sering kram, melakukan pemanasan sebelum berolahraga, cukupi kebutuhan air putih, dan mineral seperti kalsium, magnesium, dan lainnya. Selain itu, pakailah alas kaki yang layak dan nyaman untuk otot kaki.

Sumber : Alosehat.com

Senin, 05 Februari 2018

Curug Arca Sanghyang merupakan Keindahan tersembunyi di tengah hutan rimba dalam ketinggian 1454 mdpl dengan medan tempuh yang begitu melelahkan dengan rintangan hutan basah dalam Perjalanan banyak sekali mahluk yang bernama "Pacet" ini merupakan penghisap darah kalau di air namanya Lintah. Pacet itu prilaku seperti ulat jengkal jalan nya kadang loncat loncat warna dari pacet itu sendiri mirip cacing tanah. Untuk sampai ke Lokasi Curug Arca Sanghyang dari pemukiman penduduk terakhir ketinggian 968 mdpl menempuh waktu 6 jam 43 menit dengan Jalan kaki jumlah istirahat 48 menit dengan istirahat 4 kali kami menempuh 3 orang menginap di hutan dengan cara tidur Kalong yakni tidur di Pohon ketingian sekitar 7 meter dari tanah menggunakan sarung yang di ikat di pohon tak lupa pakai sleeping bag. Perjalanan yang begitu nanjak. Jika kalian minat kami sarankan siapkan fisik yang kuat serta perbekalan yang cukup.
Tips"Hindari mahluk Pacet menempel pada tubuh"
1. Persiapkan tembakau mole
2. Persiapkan gaeter
3. Persiapkan sarung tangan
Untuk tembakau mole taruhlah di pundak anda supaya terhimpit oleh tali ransel/keril anda.
Dengan perjuangan yang lumayan seru terbayarkan dengan keindahan Curug Arca Sanghyang










Trims Salam dari Kami team Mountainering surVive GIEZAG (Gunung hutan dan Penempuh Rimba)

Total Pengunjung

Pengunjung Aktip


Arsip Video

Sedang Proses...
Harga estimasi Website
• Rp 17.246.085 •
Diberdayakan oleh Blogger.
Silahkan rubah warna latar Web Kami sesuai keinginan Anda
MASUK ►►Wellcome to Sure my Live General Intelegency Zap Action Generation (SURVIVE GIEZAG) ~~ Extreme Adventure Service Team~~ Absolut Human Being ~~ Future Imagination Virtual Reality~~Team Penelusur tradisi, keindahan serta keunikan alam & kegiatan extreme

Demo Panjat Tebing

Demo Selancar

Demo Terbang Layang

Tombol Suka Fan Page

Testimonial

Makasih ya. Seru banget
Tina - Jakarta

Pantai Madasari indah, unik
Irgi - Medan

Outbond & Fun games nya Seru
Anis - Bandung

Thanks kang Sandi antar kami ke puncak Gn.Ciremai
David - Jakarta

Pantai Karapyak Pangandaran enjoy, seru banget
Shela - Bandung

Santirah Pangandaran SERU....
Sinta - Garut

Camping Ipukan Enjoy banget
Vina - Jakarta

Kampung Badud & Jembatan pelangi Pangandaran Unik
Indra - Tasikmalaya

Jojogan / Wonderhill Pangandaran punya Mantap
Pupung - Magelang

Pepedan Hill Indah & Mantap
Deni - Sumedang

Pantai Batuhiu mantap...
Shella - Semarang

Haturnuhun Kang Ali Gn.Salamet seru lho
Nadia - Bandung

Puas deh adventure disini,thanks lo!
Anita - Bandung

Mind managementnya mantap!
Tiara - Bandung

Gn.Semeru mantap, Thanks gan!
Matius Sinaga - Lampung

Gn.Ciremai seru banget
Ridwan - Bekasi

Pokonya seru, Amazing gmana?!
Susi - Cimahi

Thanks Gn.Ciremai mantap
Rian - Surabaya

Thanks!Green canyon Amazing
William - Singapore

TRIms Team surVive atas panduan wisata Kabupaten Pangandaran
Jacky - Depok

Haturnuhun kang Arief, Citumang seru!
Risna - Garut

TRIms surVive GIEZAG telah menemani kami ke Gn.Semeru. Salam lestari!
Tapak Adventure Club - Bandung Barat

Thanks!
Michael - Sydney

Thanks Bodyrafting Green canyon, extreme, enjoy dan seru
Santoso - Kudus

Seru banget Pantai Batukaras!
Sudrajat - Kuningan

エキサイティングなツアー。ありがとう Arief Pangandaran
Nakata-Osaka Japan

Amazing palace
Hiromi - Fukusima Japan

Kriteria Anda sukai dari surVive GIEZAG

Adventure Herbal Tradisi Kuliner Wisata

Pelayanan surVive GIEZAG

Terpopuler Minggu ini

INFUT DATA BOOKING
Masukan pilihan Anda sesuai keinginan
Di Data Base BOOKING surVive GIEZAG
KONFIRMASI KODE INVOICE
Invoice
ID Reg
Masukan kode konfirmasi yang telah Kami kirim kepada animasi-bergerak-surat-0284 Anda.

[Tutup]