Kamis, 12 Desember 2019

Jejak Binatang


Salah satu hal yang perlu pengetahuan umum yang perlu dalam hiking adalah peangenalan jejak, dalam hal ini jejak yang dikenali adalah jak kaki binatang yang mendiami area hiking. Dengan mengetahui binatang yang mendiami area tersebut, dapat meningkatkan kewaspadaan dan resiko bahaya yang mungkin dapat terjadi.
Manusia lebih banyak menggunakan akal dibanding binatang yang lebih banyak menggunakan naluri dan insting (yang juga ada pada manusia). Jika manusia dalam keadaan terancam akan berpikir sebaiknya lari atau menghadapi ancaman sedang binatang akan memakai insting dan nalurinya sehingga pada binatang yang lebih kecil dari manusia dapat menyerang manusia jika merasa terancam meski (dalam kondisi) tidak sengaja melewati binatang tersebut, apalagi binatang yang dianggap buas dan lebih besar dari manusia.
Pada wilayah tertentu yang belum pernah atau jarang dilewati manusia, jenis binatangnya tidak akan terkejut lari jika melihat manusia bahkan terkadang akan mendekati manusia, waspadalah selalu jika didekati binatang terutama jenis karnivora. Jika bertemu dengan binatang hutan terutama jenis karnivora sebaiknya ikuti petunjuk berikut
·       Diam, tidak bergerak sejenak menunggu reaksi dari binatang tersebut, umumnya binatang jenis non predator akan lari jika melihat manusia.
·   Mundur, dengan berlahan-lahan dan jangan melakukan gerakan tiba-tiba, dan jangan takut karena bintang dapat “mencium ketakutan” dari mangsanya
·       Hindari jalur tersebut kemudian hari karena mungkin adalah jalur binatang tersebut
·   Gunakan sarung parang atau kayu untuk memukul binatang tersebut jika akan atau tiba-tiba menyerang. Dan jika menyerang (usahakan) jangan memberi luka darah pada hewan karena akan lebih menjadi ganas.
·      Jika terpaksa lari, lari berzig-zag dan perhatikan arah lari jangan sampai terperosok kelubang atau terperangkap.
·     Dan ingat jenis bintang tersebut apakah binatang yang hidup berkelompok atau sendiri, jika berkelompok maka binatang tersebut kemungkinan lebih dari satu dan itu berarti jika bertemu masih ada binatang lain lagi, jika berburu mereka sering bekerja sama sehingga mudah mendapatkan mangsa.

JEJAK BINATANG

KUCING LIAR
(WILD CAT)
Berjalan dengan empat jari kaki dan meninggalkan lubang jejak dan satu agak lebar bagian dibelakang, kuku terlipat saat jalan, biasa bersembunyi, dan bau urinenya tajam

ANJING LIAR
(WILD DOG)
Berjalan dengan empat jari kaki dan meninggalkan lubang jejak dan satu agak lebar bagian dibelakang, dengan kuku sedikit keluar

BERUANG
(BEARS)
Ukuran jejak mirip manusia ± 30 x 18 cm, memiliki lima jari dengan kuku panjang, jarak kaki belakang cukup dekat dibanding manusia saat berjalan

OTTERS
(OTTERS)
sejenis berang-berang
Meninggalkan jejak lima jari kaki yang berselaput, ukuran kaki hampir sama ± 6cm x 6 dan daerah atau sarangnya sangat bau

CERPELAI
(WEASEL)
Jejak tidak terlalu jelas kecuali pada tanah gembur, memiliki lima jari kaki dan ada ruang antara jari dan kukunya, ukuran badannya kecil

SERIGALA
(WOLVERINES)
Ukuran jejak 8cm x 7cm, jejak lima jari dengan kuku yang kuat dan tajam, bulu kakinya kadang membuat jejak bagian belakang kaki kabur

LUAK
(BADGERS)
Dengan lima jari kaki dan kuku yang panjang dengan bagian depan agak memanjang digunakan untuk menggali, mirip jejak anak beruang

SAPI/BANTENG
(CATTLE)
Dalam, dua tanda lengkung identik terpisah dan ujung atas agak runcing, pola mirip pantat

KAMBING LIAR
(WILD SHEEP)
Kuku terbelah dua agak memanjang, tidak terhubung dan bagian belakang membulat

DOMBA LIAR
(WILD GOATS)
Kuku terbelah dua lebih panjang dari kambing, tidak terhubung dan sedikit agak dekat, bagian belakang membulat

BABI HUTAN
(WILD PIGS)
Jejak hampir mengotak dengan ujung terbelah, pijakan dalam pada bagian tengah, bagian belakang ada kuku yang keluar,

RUSA
(DEER)
Dalam, memiliki kuku melengkung seperti sapi, agak kurus seperti kambing, ada kuku tambahan seperti hak sepetu pada belakang kaki

BERANG-BERANG
(BEAVERS)
Kaki belakang berselaput agak besar dibanding kaki depan berkuku tajam, ukuran 15x10cm, umumnya hidup dekat air

LANDAK
(PORCUPINES)
Meninggalkan jejak kaki penuh dengan kuku yang tajam, agak kabur karena tubuhnya menempel tanah mengaburkan jejak, hidup di semak-semak

KELINCI
(RABBIT)
Pada kaki belakang jejak lonjong dengan kuku yang lembut, kaku depan yang lebih pendek hampir bulat yang juga tercetak lembut

LANDAK TANAH
(HEDGEHOGS)
Jejak yang tampak empat namun sebenarnya memiliki lima jari yang panhang, bagian belakan agak memanjang dan bagian depan lebar, sering menggali tanah

TUPAI
(SQUIRRELS)
Kaki depan memiliki empat jari yang panjang dan bagian belakang memiliki lima jari yang lebih panjang., tumpukan biji-bijian disekitar sarangnya


KANGGURU KECIL
(OPPOSUMS)
Memiliki kaki belakang yang agak besar, dalam, penuh, kuku tajam pada empat jari kaki, kaki depan jarak melebar dan kuku tajam

Selasa, 10 Desember 2019



 © Firefliesexperience.org
1. Mereka termasuk kumbang, bukan lalat
Kunang-kunang merupakan hewan nokturnal anggota Lampyridae, sebuah familia serangga dalam urutan kumbang Coleoptera, atau kumbang yang bersayap. Ya, mereka benar-benar kumbang. Nama familia Lampyridae berasal dari bahasa Yunani \"lampein\", yang berarti bersinar, seperti lampu. 

2. Mereka alkemis yang handal
 Kunang-kunang tidak benar-benar mengubah logam dasar menjadi emas layaknya alkemis, akan tetapi mereka menciptakan cahaya seolah-olah oleh sihir. Ketika zat kimia yang disebut luciferin di dalam perut/ekor mereka diggabungkan dengan oksigen, kalsium dan adenosin trifosfat, reaksi kimia terjadi dan menghasilkan cahaya yang spektakuler.
3. Kunang-kunang si jenius cahaya
 Cahaya yang dihasilkan oleh kunang-kunang adalah cahaya paling efisien yang pernah dibuat. Hampir 100 persen dari energi dalam reaksi kimia dipancarkan sebagai cahaya; sebagai perbandingan, bola lampu pijar hanya memancarkan 10 persen dari energi sebagai cahaya, 90 persen lainnya hilang sebagai panas.
4. Mereka penggoda yang nyentrik
Setiap spesies memiliki pola spesifik kedipan cahaya. Kunang-kunang jantan menggunakan pola ini untuk membiarkan para betina dari spesies yang sama tahu bahwa mereka akan cocok untuk satu sama lain. Ketika seekor betina melihat pelamar yang cocok, dia menjawab dengan kerlipan spesifik tersendiri. Kunang-kunang betina juga mungkin menggunakan informasi kedipan untuk memutuskan jantan mana yang akan dikawini.
5. Warna Lampu Mereka Seperti Pelangi
Yah, mungkin tidak seluruh spektrum pelangi, tetapi warna lampu mereka bervariasi antara kuning, merah terang, hijau dan oranye
 6. Mereka menerangi dunia bawah tanah
Sementara  benar bahwa banyak larva serangga yang hidup di bawah tanah, bayi kunang-kunang  mengalahkan mereka dengan pembagian\"trik rapi\"; beberapa spesies memancarkan cahaya yang bawah tanah. Di antara beberapa spesies, bahkan telurnya pun bercahaya. Aneh, bukan? 
7. Mereka memiliki Diet Aneh
Bertentangan dengan penggambaran di buku cerita bahwa bayi kunang-kunang lucu menggigit pada bunga, larva yang  tinggal di bawah tanah merupakan karnivora dan berpesta pora memangsa siput berlendir, cacing tanah dan keong. Setelah mereka tumbuh, beberapa beralih menjadi kanibalisme dan makan kunang-kunang lain, tetapi sebagian memakan serbuk sari dan nectar, dan beberapa tak makan apa pun sama sekali selama hidup mereka yang pendek.
Sumber : National geograhic Indonesia
Pada saat kita emosi atau panik atau situasi bahaya tubuh kita mengeluarkan Tremor itu tandanya keadaan otak kamu dalam kondisi stres atau kata lain syarap otot kita lagi tegang dan itu memacu detak jantung yang lebih cepat serta peredaran darah yang cepat.

Apa yang kita mesti pelihara untuk mencegah ini
- Berolahraga yang teratur atau rutin misal 1 minggu 2-3 kali dalam jangka tidak lebih 2 jam
- Makan makanan yang alami tidak banyak mengandung bahan kimia (tidak banyak konsumsi makanan instan)
- Atur pola tidur yang cukup standar manusia normal untuk dewasa (8 jam)
- Banyak rekreasi untuk melepas hormon kejenuhan yang akan memicu stres
- Jauhkan biasa merokok karena akan memicu tersendat peredaran darah
- Berpikiran yang positif akan mencegah otak mengeluarkan hormon stres
- Berpikir bijak untuk menanggapi suatu masalah
- Atur pola Makan dengan rutin makan pada jam tertentu misal sehari 3 kali
- Tidak banyak menkonsumsi obat


Jumat, 22 November 2019

1. Cantigi (Vaccinium Faringiaefolium)
pohon kecil ini sering kita jumpai kalo kita hiking ke gunung. bagian tumbuhan ini dapat kita makan pada ujung daunnya yg berwarna merah. rasanya asam kecut seperti buah belimbing (menurut saya) rasanya yg segar lumayan membuat tenggorokan kita puas jika kita kehausan pada saat perjalanan di gunung
Image
 2. Murbai/Bebesaran (Morus)
nah ini adalah buah yang menyegarkan tenggorokan. permukaan buah ini mirip dengan stroberi. buah yang hidup di suhu dingin ini manis ( jika sudah matang ) tapi menurut saya biarpun yg masih muda terasa kecut tapi tetap saja rasanya segar
Image
3. Ciplukan/Cecendet/Ceplukan/ (Physallis peruviana L)
buah yang rasanya manis ini dapat kita temukan di daerah yg terbuka. karena buah ini banyak membutuhkan sinar matahari. buah ini tertutup bungkus berbentuk kuncup sebesar kelereng. ternyata buah ini dapat mengobati penyakit seperti penyakit paru-paru basah dan sakit perut
Image
4. Calingcing (Oxalis corniculata Linn)
buah ini rasanya asam enak sekali jika dimakan dengan yg pedas. bisa kaya rujak  buah ini mirip belimbing hanya saja bentuknya lebih kecil (sangat kecil) daun dan batangnya juga bisa dimakan. tanaman ini bisa dijadikan obat flu atau demam
Image
5. Stevia (Stevia rebaudiana)
tanaman ini rasanya manis, semanis tanaman ini bahkan bisa menggatikan gula bagi penderita diabetes, tumbuhan ini dulunya berasal dari dataran Amerika tapi sekarang banyak tumbuh di dataran Jawa dan Sumatra.
Image
6. Jamur (Mushroom)
tumbuhan seperti payung ini pasti sangat familiar. bisa buat sayur atau oseng-oseng tapi hati2 banyak jamur yg beracun contohnya magic mushroom
Image
7. Begonia
tumbuhan ini banyak terdapat di hutan hujan tropis. banyak dijumpai di gunung Raung. dapat dimakan pada batangnya. rasanya asam asam belimbing sayur.
Image
8. Poh Pohan
namanya poh-pohan, rasanya emang agak pahit tapi kalo dipake buat lalapan atau sayuran ajiiib deh rasanya. sering ditemuin di sekitar lembahan , pohonnya pendek tapi awas jangan salah petik gan, kalo ini daun wanginya harum
Image
9. Honje
namanya honje, dimakan buah atau bunganya rasanya seger kaya jambu air, cocok buat ngilangin haus, sering juga ditemuin di lembahan dan tempat lembab.
Image
10. Harendong Bulu
harendong bulu ini penampakannya mirip sama poh-pohan tapi yang ini daunnya berbulu, buahnya berwarna biru keunguan kalo udah mateng, bisa dimakan [tapi bulunya diilangin dulu ya] rasanya manis-sepet
Image
ada juga langkah2 yg harus kita ketahui agar kita tidak salah makan tumbuhan :
Ciri umum tumbuhan yang dapat dimakan :
  • •Bagian tumbuhan yang masih muda ( pucuk/tunas)
  • Tumbuhan yang tidak mengandung getah
  • Tumbuhan yang tidak berbulu
  • Tumbuhan yang tidak berbau kurang sedap
  • Tumbuhan yang dimakan oleh hewan mamalia misal : kera
Langkah – langkah yang diperlukan apabila akan memakan tumbuhan :
  • Makan tumbuhan yang sudah dikenal
  • Makan jangan hanya satu jenis tumbuhan saja
  • Jangan memakan tumbuhan yang buahnya berwarna ungu karena dikhawatirkan mengandung racun alkaloid
•Cara memakan buah-buahan yang belum kita kenal adalah dengan mengoleskan sedikit ke tangan tunggu reaksinya, apabila tidak ada rasa aneh (panas, pahit ) berarti cukup aman kemudian ke bibir, lidah dengan prosedur yang sama setelah itu di makan tunggu 30 menit apabila tidak ada reaksi berarti aman.
•Sebaiknya masaklah terlebih dahulu bagian tumbuhan yang akan dimakan
•Lebih baik jangan memakan jamur karena kebanyakan jamur adalah jenisnya dari yang beracun.
Sumber : ebcolmax.wordfres.com



Batukaras Beach - West Java - Indonesia

---SERVICE---
Surfing Lesson
Surfing Guide
Surfing Tour
Surf Board Rental


Batukaras Surf Lesson 
Cameraman by Arief Erwin Badrudin







__________________________________

Information & Reservation
Owner : Elan Jaelani
__________________________________

PUSH BUTTON HERE



Promoted by
 



Minggu, 08 September 2019

empat "Kawasan Strategis Desa"
1. Situ Cirangkong
2. hamparan kebun kopi Belender
3. tanah Pangangonan
4. curug luhur tenjolaya
siap diolah dan dikelola untuk peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi daya dukung kabupaten Pangandaran sebagai Kabupaten Wisata berkelas dunia


Sumber : PemDes Kersaratu

Sabtu, 20 Juli 2019

Tari Lisung merupakan seni tari yang di prakarsai oleh koreo Krisna yang akan di tampilkan di Pagelaran Cikalong Culture & Adventure Festival saksikanlah pada Tanggal 3-5 September 2019

ilustrasi 

Fhoto by taritradisionline.blogspot.com

Total Pengunjung

Pengunjung Aktip



SERVER 613 Live Traffic Stats SERVER 246

YouTube Channel

FanPage Facebook

Kriteria Anda sukai dari surVive GIEZAG

Adventure Herbal Tradisi Kuliner Wisata
Harga estimasi Website
• Rp 77.246.085 •
Diberdayakan oleh Blogger.
Silahkan rubah warna latar Web Kami sesuai keinginan Anda
MASUK ►►Wellcome to Sure my Live General Intelegency Zap Action Generation (SURVIVE GIEZAG) ~~ Extreme Adventure Service Team~~ Absolut Human Being ~~ Future Imagination Virtual Reality~~Team Penelusur tradisi, keindahan serta keunikan alam & kegiatan extreme

Testimonial

Makasih ya. Seru banget
Tina - Jakarta

Trims Kang Arief ❤️ You
Andini - Cimahi

Pantai Madasari indah, unik
Irgi - Medan

Outbond & Fun games nya Seru
Anis - Bandung

Thanks kang Sandi antar kami ke puncak Gn.Ciremai
David - Jakarta

Pantai Karapyak Pangandaran enjoy, seru banget
Shela - Bandung

Santirah Pangandaran SERU....
Sinta - Garut

Camping Ipukan Enjoy banget
Vina - Jakarta

Kampung Badud & Jembatan pelangi Pangandaran Unik
Indra - Tasikmalaya

Jojogan / Wonderhill Pangandaran punya Mantap
Pupung - Magelang

Pepedan Hill Indah & Mantap
Deni - Sumedang

Pantai Batuhiu mantap...
Shella - Semarang

Haturnuhun Kang Ali Gn.Salamet seru lho
Nadia - Bandung

Puas deh adventure disini,thanks lo!
Anita - Bandung

Mind managementnya mantap!
Tiara - Bandung

Gn.Semeru mantap, Thanks gan!
Matius Sinaga - Lampung

Gn.Ciremai seru banget
Ridwan - Bekasi

Pokonya seru, Amazing gmana?!
Susi - Cimahi

Thanks Gn.Ciremai mantap
Rian - Surabaya

Thanks!Green canyon Amazing
William - Singapore

TRIms Team surVive atas panduan wisata Kabupaten Pangandaran
Jacky - Depok

Haturnuhun kang Arief, Citumang seru!
Risna - Garut

TRIms surVive GIEZAG telah menemani kami ke Gn.Semeru. Salam lestari!
Tapak Adventure Club - Bandung Barat

Thanks!
Michael - Sydney

Thanks Bodyrafting Green canyon, extreme, enjoy dan seru
Santoso - Kudus

Seru banget Pantai Batukaras!
Sudrajat - Kuningan

エキサイティングなツアー。ありがとう Arief Pangandaran
Nakata-Osaka Japan

Amazing palace
Hiromi - Fukusima Japan

Demo Panjat Tebing

Demo Selancar

Demo Terbang Layang

Terpopuler Minggu ini

INFUT BUKU TAMU & DATA BOOKING
Masukan pilihan Anda sesuai keinginan
Di Data Base BOOKING surVive GIEZAG
KONFIRMASI NO TIKET MASUK & KODE INVOICE
No Tiket
ID Reg
Masukan kode konfirmasi yang telah Kami kirim kepada animasi-bergerak-surat-0284 Anda. Berlaku 30 menit setelah daftar Buku Tamu

[Tutup]