Gunung Raung (3.344 mdpl) dikenal sebagai salah satu gunung terekstrem di Pulau Jawa dengan kaldera terbesar kedua di Indonesia.
Jalur pendakiannya sangat menantang dan membutuhkan peralatan tali (rappelling/panjat tebing), sehingga secara umum tidak disarankan untuk pendaki pemula
1. Jalur Kalibaru (Banyuwangi)
Jalur ini adalah rute paling ikonik dan konvensional untuk mencapai puncak tertinggi Gunung Raung, yaitu Puncak Sejati.
- Karakteristik: Ekstrem, berupa punggungan tipis dengan jurang di kedua sisi, serta membutuhkan keahlian tali-temali khusus (sering disebut jalur Shiratal Mustaqim).
- Pos Pendakian: Terdiri dari 9 pos hingga mencapai puncak.
- Durasi Pendakian: Umumnya memakan waktu 3 hari 2 malam dari basecamp.
2. Jalur Sumberwringin (Bondowoso)
- Jalur ini dikenal sebagai jalur klasik yang dibuka sejak zaman kolonial Belanda dan biasa digunakan untuk penelitian.
- Karakteristik: Lebih landai di awal melalui hutan tropis lebat, namun tetap membutuhkan stamina tinggi untuk menuju bibir kawah.
- Pos Pendakian: Memiliki nama pos yang unik seperti Pondok Motor, Pondok Ojek, Pondok Tonyok, hingga Pondok Angin.
- Durasi Pendakian: Memakan waktu pendakian panjang (minimal 3 hari).Akses: Berlokasi di Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso






